Seorang pria mengeluh kepada Dr. Handrawan Nadesul. Begini ceritanya:
Dokter, saya seorang suami, 56 tahun, gemuk, isteri berumur 48 tahun, juga gemuk. Isteri mengidap kencing manis sudah 5 tahun. Hubungan seks kami masih sehat dan normal. Namun satu hal yang merisaukan, isteri saya selalu gatal kalau habis hubungan. Mengapa begitu, Dok?
Terus terang kami takut memeriksakan diri ke dokter. Kata seorang kerabat, kemungkinan itu penyakit kotor. Padahal saya tidak pernah kena penyakit kotor. Saya yakin isteri saya juga tidak punya penyakit kotor. Lalu kenapa bisa begitu, Dok? Mohon penjelasan
Vir. Bl.
Jakarta
Melihat isteri Anda mengidap kencing manis, kemungkinan ia sedang kena keputihan. Wanita kencing manis gampang kena jamur. Salah satu jenis keputihan bisa disebabkan oleh jamur candida albicans.
Keluhan keputihannya selain gatal, berbau, berwarna juga. Pada keputihan yang disebabkan oleh jamur, warna keputihannya putih susu, bukan bening. Sebab jika bening, itu bukan keputihan penyakit, melainkan normal saja menjelang haid, alergi pakaian dalam, atau sedang terangsang seks.
Jika keputihan jamur berlangsung lama, biasanya penyakitnya sudah merembet ke bagian sela paha. Sela paha sering gatal dan lembab. Tak jarang jamur juga menjalar ke lipat bawah payudara, kemungkinan terbawa jemari tangan sehabis menggaruk jamur di sela paha.
Rasa gatal keputihan jamur biasanya hebat. Hubungan seksual bisa menambah rasa gatal. Untuk memastikan benar jamur, lendir keputihannya perlu dibiak di laboratorium. Tapi dari pengalaman, dokter bisa memastikan dari melihatnya saja. Bahkan dari riwayat keputihan dan bagaimana pasien tepat memberikan gambaran sifat keputihannya, dokter bisa menentukan jenis keputihannya.
Keputihan jamur mudah disembuhkan. Dengan obat minum atau obat yang dimasukkan ke vagina (ovula) bagi wanita yang sudah menikah. Namun satu hal tidak boleh terlupa, Anda sebagai suami perlu ikut berobat juga sebab kemungkinan sudah tertular dari isteri. Biasanya sudah mulai terasa gatal di ujung kemaluan.
Kalau benar begitu, jangan tunda untuk berobat. Jika tidak bisa terjadi ‘fenomena pingpong’, isteri sembuh dari keputihan lalu kambuh lagi sebab suami yang sudah tertular tidak langsung diobati.
http://health.kompas.com