Monday, October 22, 2012

Mendengkur, Perlukah Pemeriksaan Tidur?

TANYA :

Apakah setiap orang yang mendengkur (snoring) harus melakukan pemeriksaan tidur (sleep study) yang 6 jam ? Saya mendengkur tapi tanpa faktor risiko seperti obesitas, hipertensi atau pun diabetes melitus. Saya juga pada saat siang hari tidak mengalami lesu atau ngantuk. Saya mudah tertidur dan relatif cukup tidur, namun saat bangun pagi tidak terlalu segar. Mohon advisnya. Terima kasih.

(Robby, Jakarta)

JAWAB :

Pak Robby, jika snoringnya terjadi hanya sekali-sekali dan hanya saat lelah/capek sekali biasanya tidak perlu. Tetapi, jika setiap hari selalu snoring dengan keluhan lain capek kalau siang, ngantuk terus, ada obesitas dan lainnya, maka sebaiknya melakukan Sleep Study, karena ditakutkan ada henti nafas sewaktu tidur.

Tidak semua snoring pasti ada henti nafas, tapi untuk mengetahui ada henti nafas atau tidaknya sebaiknya harus dilakukan Sleep Study karena sifat dari hasil pemeriksaan itu objektif atau sesuai dengan apa yang ada.

http://health.kompas.com/read/2012/08/05/12293448/Mendengkur.Perlukah.Pemeriksaan.Tidur

sleep disordered breathing, symptoms of sleep apnea, pickwickian syndrome, insomnia, hypnagogic hallucinations, sleep cycles, central sleep apnea, deviated septum symptoms, what is sleep, periodic limb movement disorder, sleep doctor